Tirsa Andini Mokolintad, Ibu Muda Tewas Ditabrak Polisi di Bolmong Sulut

Tirsa Andini Mokolintad, Ibu Muda Tewas Ditabrak Polisi di Bolmong Sulut

Kecelakaan Maut di Jalan Trans AKD, Korban Tewas Seorang Ibu Muda

Seorang ibu muda bernama Tirsa Andini Mokolintad (28 tahun) meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Trans AKD, wilayah Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara. Kejadian ini berlangsung pada Jumat 30 Januari 2026 malam.

Tirsa Mokolintad merupakan warga Desa Kopandakan Satu, Kecamatan Kotamobagu Selatan, Kotamobagu, Sulut. Ia meninggal setelah ditabrak oleh mobil Honda Brio DB 1095 RT yang dikemudikan oleh Rivaldo Tumbelaka, seorang anggota polisi dari Polres Bolmong.

Jalur Penting dan Latar Belakang Kecelakaan

Jalan Trans AKD merupakan jalur penting di Sulawesi Utara yang menghubungkan Manado dengan Amurang, Kotamobagu, Dumoga, dan Bolmong Selatan. Kecelakaan terjadi tepatnya di jalan tersebut, di mana korban sedang berkendara menggunakan motor Honda Revo DB 5653 KC.

Menurut keterangan saksi, korban berangkat dari arah Dumoga menuju Kotamobagu, sedangkan pelaku datang dari arah Kotamobagu menuju Dumoga. Setelah kejadian, tubuh korban terlempar ke semak-semak di sekitar jalan. Beberapa warga kemudian mencari korban karena terpental cukup jauh.

Salah satu saksi bernama Darma Rivai menyatakan bahwa mobil pelaku sempat mendahului kendaraannya sebelum menabrak korban. "Pelaku ini melambung mobil kami, kemudian menabrak korban dari arah berlawanan," ujarnya.

Selain itu, warga yang memeriksa mobil pelaku menemukan senjata, seragam polisi, dan satu dus bir di dalamnya. Hal ini membuat mereka menduga pelaku dalam kondisi mabuk.

Tanggapan dari Pihak Berwajib

Kasat Lantas Polres Kotamobagu Iptu Luster Simanjuntak membenarkan bahwa pengendara mobil adalah anggota polisi. "Iya, anggota Polres Bolmong," tegasnya. Saat ini, pelaku telah ditahan dan sedang diproses sesuai hukum yang berlaku.

Sementara itu, Kapolsek Sangtombolang Ipda Wahyu Ismail juga membenarkan bahwa anggotanya menjadi pengemudi mobil dalam kecelakaan tersebut. "Iya benar itu anggota saya," katanya. Meski demikian, ia masih menunggu penanganan lebih detail dari Kanit Laka Lantas Kotamobagu.

Duka Cita di Media Sosial

Berita kematian Tirsa Andini Mokolintad menyebar luas di media sosial, khususnya Facebook. Banyak warga yang mengucapkan duka cita dan menyebut korban sebagai sosok yang baik dan suka bercanda.

Akun Metha Kandoli menulis, "Innalillahi waa innailiihi rojiun Kak Tirsa. Ke Pia Gia suka bercanda kalau bertemu, kasihan." Nia Akab juga mengirimkan doa: "Al fatihah buat Thirsa Mokolintad, semoga Husnul Khotimah sayangku."

Cyim Piri mengunggah video di rumah duka dan menyampaikan rasa belasungkawa. "Rumah Duka Kopandakan 1 Almarhumah Ibu Tirsa Mokolintad (mama dira). Kecelakaan semalam semoga Almarhumah husnul khotimah."

Nindy Mokoagow juga menyampaikan dukacita dan mengingatkan bahwa Tirsa adalah teman sejak kecil. "Thirsa Mokolintad, kita berdua berteman dari anak-anak tidak pernah ada salah. Semoga segala amal baikmu diterima di sisi Allah SWT. Surga tempatmu orang baik."

Yati Modeong Tegela mengungkapkan duka mendalam dan menyebut kematian sebagai hal yang tak bisa diprediksi. "Innalilahi wainnailaihi rojiun Tirsa Mokolintad (mama Dira) kematian tidak pernah kita tahu kapan datangnya, dan sebaik-baik nasihat adalah kematian. Semoga almarhumah husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan keikhlasan."

Tips Menghindari Kecelakaan Saat Berkendara

Untuk mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya, berikut beberapa cara yang dapat dilakukan:

  • Gunakan transportasi umum jika memungkinkan, karena lebih aman dibandingkan membawa kendaraan sendiri.
  • Kurangi potensi distraksi saat berkendara, seperti menggunakan ponsel atau berbicara dengan penumpang.
  • Perhatikan jauh ke depan untuk mengidentifikasi potensi bahaya di jalan raya.
  • Biasakan berada di satu lajur dan hindari berganti-ganti jalur secara tiba-tiba.
  • Antisipasi pengemudi yang cenderung berpindah jalur tanpa alasan jelas.
  • Perhatikan blindspot pada kendaraan.
  • Teliti setiap persimpangan, gang, atau lorong. Perlambat kendaraan untuk memastikan situasi aman.
  • Ikuti prosedur yang benar saat ingin berpindah jalur.
  • Jangan lawan arus lalu lintas.
  • Pastikan mengemudi sesuai kondisi jalan raya dan kesehatan diri sendiri.


Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url
sr7themes.eu.org