Eddie Howe Bereaksi Usai Newcastle Kalah 1-4 dari Liverpool di Anfield

Performa yang Menjanjikan, Tapi Kekalahan yang Menyakitkan
Newcastle United mengalami kekalahan terberat mereka musim ini setelah kalah 4-1 dari Liverpool di Anfield, Sabtu malam. Meski hasil akhir tampak sangat timpang, pelatih kepala The Magpies, Eddie Howe, menilai bahwa timnya tetap menunjukkan performa yang solid dalam banyak aspek permainan.
Newcastle sebenarnya memulai pertandingan dengan sangat baik. Mereka tampil berani dan efektif hingga Anthony Gordon mencetak gol yang membawa tim tamu unggul sembilan menit sebelum jeda babak pertama. Gol tersebut memberi harapan besar bagi The Magpies untuk mencuri poin di kandang lawan. Namun, momentum berubah drastis setelah dua gol cepat Hugo Ekitike menjelang turun minum.
Liverpool berhasil berbalik unggul 2-1 saat jeda, sebelum Florian Wirtz menambah gol ketiga di babak kedua. Ibrahima Konate kemudian melengkapi kemenangan tuan rumah lewat gol di waktu tambahan. Hasil ini kembali menyoroti masalah Newcastle saat bermain tandang, sesuatu yang kini harus segera dicarikan solusi oleh Howe dan staf pelatihnya.
Meski demikian, Howe tetap melihat banyak hal positif dari penampilan timnya. "Kami sangat kecewa karena menurut saya itu adalah penampilan yang bagus," kata pelatih The Magpies. "Kekalahan 4-1 sangat berat bagi kami. Kami mencetak gol yang bagus, memulai pertandingan dengan sangat baik, dan kami memberikan ancaman serangan balik yang kuat."
Menurut Howe, perbedaan utama dalam laga ini terletak pada cara timnya kebobolan, sesuatu yang jarang terjadi sebelumnya. "Cara kebobolan gol-gol tersebut sangat buruk dari sudut pandang kami. Saya tidak menyangka kami akan kebobolan gol-gol seperti itu." Ia juga tak ragu memberikan kredit kepada Ekitike, yang menjadi mimpi buruk bagi lini belakang Newcastle.
"Saya rasa kita harus memberikan banyak pujian kepada Hugo Ekitike, terutama untuk gol kedua. Saya pikir itu adalah lari dan penyelesaian yang luar biasa, tetapi saya rasa kita tidak menunjukkan performa terbaik dalam detail-detail kecil."
Howe menilai kelengahan sesaat menjadi faktor krusial yang akhirnya dihukum oleh Liverpool. "Kita lengah selama beberapa detik saat tendangan gawang dan setelahnya kita menyesalinya karena itu adalah momen-momen penting dalam pertandingan."
Newcastle sejatinya masih unggul beberapa menit sebelum jeda, namun tertinggal saat turun minum dan gagal bangkit sepenuhnya di babak kedua. “Pesan [saat jeda] adalah bahwa kami masih sangat berpeluang dan harus terus mengoper bola,” tambah Howe. “Kami merasa kami memberi mereka perlawanan. Kemampuan atletik kami sangat kuat hari ini. Kami memulai babak kedua dengan sangat kuat.”
Ia juga menyinggung sejumlah peluang bola mati yang gagal dimaksimalkan timnya sepanjang pertandingan. "Ada sejumlah peluang bola mati sepanjang pertandingan yang mungkin tidak kami manfaatkan sebaik yang seharusnya. Di hari lain, saya rasa pertandingan itu akan terlihat sangat berbeda. Skor 4-1 terlihat sangat nyaman dan saya rasa itu tidak benar untuk Liverpool."
Kekalahan ini memang menyakitkan bagi Newcastle, tetapi dari sudut pandang Howe, performa timnya tidak sepenuhnya mencerminkan skor akhir. Tantangan berikutnya adalah memastikan kesalahan-kesalahan kecil tersebut tidak kembali terulang di laga-laga mendatang.